TUGAS
INDIVIDU “REVIEW JURNAL”
ANALISIS DIKSI
DAN PENANDA KONJUNGSI RUBRIK SEMARANGAN PADA SURAT KABAR SUARA MERDEKA
EDISI 14 JANUARI
– 11 FEBRUARI 2012
Disusun Untuk Memenuhi Tugas Akhir Mata Kuliah
Membaca Komprehensif
Pengampu : M. Fakhrur Saifudin
Oleh
:
Nama
: Fitri Yulianti
NIM : A310130155
Kelas : 2 D
PENDIDIKAN BAHASA, SASTRA INDONESIA DAN DAERAH
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2014
REVIEW JURNAL
ANALISIS DIKSI
DAN PENANDA KONJUNGSI RUBRIK SEMARANGAN PADA SURAT KABAR SUARA MERDEKA
EDISI 14 JANUARI
– 11 FEBRUARI 2012
Oleh : Arif Widiyanto
Universitas Muhammadiyah
Surakarta
A.
PENDAHULUAN
1.
Alasan
Penulis Memilih Problem
Penulis
berasumsi bahwa problema mengenai penelaahan diksi dan konsep penanda konjungsi
rubrik semarangan pada surat kabar Suara
Merdeka edisi 14 Januari – 11 Februari 2012 tersebut, layak untuk diangkat
sebab terdapat sisi ataupun sudut pandang yang menarik dan patut untuk dikaji
lebih dalam lagi. Pada ihwalnya, di dalam setiap kegiatan berkomunikasi antar
sesama, kata-kata berperan sangat vital dalam suatu kaidah kebahasaan. Oleh sebab
itu, penggunaan kata-kata telah memberikan sumbangan yang lebih besar untuk
dapat terjalinnya suatu proses komunikasi itu sendiri. Menyampaikan sebuah
gagasan pun bukanlah suatu hal yang dianggap mudah, karena untuk dapat
menggunakan kata-kata yang akan dipakai dengan pilihan kata yang baik tidak
hanya mempermasalahkan kepada ketepatan pemakaian kata, tetapi juga mengenai apakah kata yang dipilih itu
dapat diterima oleh orang lain.
2.
Tujuan
Berdasarkan
jurnal tersebut, dapat diketahui bahwa orientasi utama penulis mengangkat problema
dalam karya tulis ilmiahnya tersebut, yaitu menyangkut penggunaan diksi atau
pemilihan kata dan konsep penanda konjungsi pada rubrik Semarangan dalam surat
kabar Suara Merdeka edisi 14 Januari
– 11 Februari 2012.
3.
Tinjauan
Pustaka
Tinjauan pustaka
dari jurnal ini ialah dari beberapa penelitian yang sebelumnya sudah ada yang
kemudian dikoherensikan untuk dapat memecahkan satu aplikasi permasalahan baru
yang menarik melalui pendekatan-pendekatan yang dilakukan seperti pada
sumber-sumber acuannya. Selain itu, dapat diketahui pula bahwa hasil dari
pendekatan yang dilakukan oleh penulis berupa kata-kata tanpa menggunakan
prosedur statistik.
B.
ISI
1.
Pembahasan
Setelah
digunakan teknik membaca secara kritis, telah dapat disimpulkan bahwa
permasalahan yang dibahas pada rubrik semarangan ialah menyangkut tentang
isu-isu politik di negara Indonesia, masalah korupsi yang merajalela, hiburan
umum masyarakat, olah raga dan mengenai permasalahan poligami.
Kontribusi atau
manfaat terbesar dari penelitian ini terletak pada hasil akhir penelitiannya. Dapat
diketahui bahwa diksi merupakan pilihan kata yang
digunakan untuk mengungkapkan gagasan sehingga jelas maknanya. Konjungsi
merupakan kata yang digunakan untuk menghubungkan kata dengan kata, frasa
dengan frasa, klausa dengan klausa, dan kalimat dengan kalimat.
2.
Solusi
yang Ditawarkan
Bersumber pada
hasil pembahasan diatas, dapat ditarik kesimpulan mengenai solusi yang
ditawarkan ialah sebagai berikut:
a. Untuk
meningkatkan pengetahuan siswa khususnya mengenai diksi dan konjungsi dalam
rubrik di surat kabar, guru hendaknya dapat memanfaatkan rubrik sebagai salah
satu materi pendukung mata pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah.
b. Para
siswa yang dituntut untuk dapat berfikir progresif, sebaiknya bisa memanfaatkan
rubrik untuk menambah wawasan tentang perkembangan bahasa di lingkungan
masyarakat.
c. Pembuat
rubrik harusnya dapat menggunakan pemilihan kata yang menarik dan mengindahkan
ketatabahasaan bahasa Indonesia agar tidak terjadi kesalahan dan tidak muncul
gejala bahasa dalam penulisan suatu karangan atau karya ilmiah.
3.
Metode
Jenis penelitian di atas merupakan
penelitian deskriptif kualitatif dimana penelitian deskriptif kualitatif
merupakan penelitian yang menggambarkan hasil penelitian berupa kata-kata tanpa
menggunakan prosedur statistik. Metode pengumpulan
datanya yaitu dengan teknik simak dan teknik catat. Data yang diperoleh berupa
kata-kata, frasa, kalimat secara tertulis dalam rubrik semarangan pada
surat kabar Suara Merdeka edisi 14 Januari - 11 Februari 2012 yang
dijadikan sebagai sumber data utamanya. Objek
penelitian ini yaitu diksi dan konjungsi. Analisis data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah model analisis interaktif dengan tiga komponennya yaitu reduksi
data, sajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi, dilakukan dalam
bentuk interaktif dengan proses pengumpulan data sebagai suatu proses siklus.
C.
PENUTUP
1.
Simpulan
Konklusi dari penelitian di atas
ialah sebagai berikut:
a. Bentuk
pemakaian diksi terdiri dari: 1) pemakaian kata tutur, 2) pemakaian kata yang
mengandung indria penglihatan dan indria pendengaran, 3) pemakaian kata asing,
4) pemakaian makna, 5) perubahan makna, 6) penanggalan konsonan, dan 7)
penanggalan suku kata.
b. Bentuk
pemakaian konjungsi berlandaskan pada kedudukan konstituen dalam penelitian ini
ada dua macam: 1) konjungsi koordinatif, terdapat dua konjungsi, yaitu:
pemilihan, penjumlahan. 2) konjungsi subordinatif, terdapat empat konjungsi,
yaitu: tujuan, penyebaban, pengakibatan, penyuguhan.
Jadi, dapat
disimpulkan bahwa hasil dari penelitian tersebut secara teori telah dapat
menjawab pertanyaan pada bagian pendahuluannya (introduction).
2.
Referensi
yang Digunakan
Sumber rujukan
atau referensi pada penelitian di atas mencakup:
a. Chaer.
2008. Morfologi Bahasa Indonesia:
Pendekatan Proses. Jakarta: PT Rineka Cipta.
b. Keraf,
Gorys. 2004. Diksi dan Gaya Bahasa.
Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
c. Mahsun.
2005. Metode Penelitian Bahasa: Tahapan
Strategi, Metode, Tehniknya. Jakarta: Rajawali Pers.
d. Sumarlam.
2009. Teori dan Praktik Analisis Wacana.
Surakarta: Pustaka Cakra Surakarta.
Berdasarkan
jenis referensi yang digunakan di atas, penulis menggunakan sebagian besar
rujukan yang baru (update) apabila
dilihat dari tahun terbit rujukannya. Walaupun ada beberapa referensi yang
dinilai kurang update, tetapi tidak
menutup kemungkinan untuk dapat membantu melakukan penelitian penulis agar
tercipta karya yang sempurna.
3.
Kemungkinan
Untuk Penelitian Lanjutan
Jika reviewer atau pe-review jurnal diberi kesempatan untuk melakukan sebuah penelitian
lanjutan lagi, akan dilakukan sebuah perbaikan mengenai ketatabahasaan yang
digunakan oleh penulis sebelumnya menjadi lebih baik, sebab kelemahan dari
karya tersebut adalah tidak sedikit ditemukannya kata maupun kalimat yang
penulisannya kurang sesuai dengan kaidah-kaidah EYD Bahasa Indonesia. Selain
itu untuk dapat mengembangkan penelitian, dapat pula dilakukan penelaahan diksi
dan konsep penanda konjungsi tidak hanya pada satu kolom rubrik saja, tetapi bisa
diperluas cakupannya pada jenis rubrik lain yang terdapat di surat kabar.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar