Minggu, 21 Desember 2014

Membaca Komprehensif [2]

TUGAS INDIVIDU “REVIEW JURNAL”
ANALISIS DIKSI DAN PENANDA KONJUNGSI RUBRIK SEMARANGAN PADA SURAT KABAR SUARA MERDEKA
EDISI 14 JANUARI – 11 FEBRUARI 2012

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Akhir Mata Kuliah Membaca Komprehensif

Pengampu : M. Fakhrur Saifudin




Oleh :
            Nama                :  Fitri Yulianti
            NIM                  :  A310130155
            Kelas                 :  2 D


PENDIDIKAN BAHASA, SASTRA INDONESIA DAN DAERAH
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2014


REVIEW JURNAL

ANALISIS DIKSI DAN PENANDA KONJUNGSI RUBRIK SEMARANGAN PADA SURAT KABAR SUARA MERDEKA
EDISI 14 JANUARI – 11 FEBRUARI 2012

Oleh : Arif Widiyanto
Universitas Muhammadiyah Surakarta


A.      PENDAHULUAN
1.      Alasan Penulis Memilih Problem
Penulis berasumsi bahwa problema mengenai penelaahan diksi dan konsep penanda konjungsi rubrik semarangan pada surat kabar Suara Merdeka edisi 14 Januari – 11 Februari 2012 tersebut, layak untuk diangkat sebab terdapat sisi ataupun sudut pandang yang menarik dan patut untuk dikaji lebih dalam lagi. Pada ihwalnya, di dalam setiap kegiatan berkomunikasi antar sesama, kata-kata berperan sangat vital dalam suatu kaidah kebahasaan. Oleh sebab itu, penggunaan kata-kata telah memberikan sumbangan yang lebih besar untuk dapat terjalinnya suatu proses komunikasi itu sendiri. Menyampaikan sebuah gagasan pun bukanlah suatu hal yang dianggap mudah, karena untuk dapat menggunakan kata-kata yang akan dipakai dengan pilihan kata yang baik tidak hanya mempermasalahkan kepada ketepatan pemakaian kata, tetapi  juga mengenai apakah kata yang dipilih itu dapat diterima oleh orang lain.

2.      Tujuan
Berdasarkan jurnal tersebut, dapat diketahui bahwa orientasi utama penulis mengangkat problema dalam karya tulis ilmiahnya tersebut, yaitu menyangkut penggunaan diksi atau pemilihan kata dan konsep penanda konjungsi pada rubrik Semarangan dalam surat kabar Suara Merdeka edisi 14 Januari – 11 Februari 2012.

3.      Tinjauan Pustaka
Tinjauan pustaka dari jurnal ini ialah dari beberapa penelitian yang sebelumnya sudah ada yang kemudian dikoherensikan untuk dapat memecahkan satu aplikasi permasalahan baru yang menarik melalui pendekatan-pendekatan yang dilakukan seperti pada sumber-sumber acuannya. Selain itu, dapat diketahui pula bahwa hasil dari pendekatan yang dilakukan oleh penulis berupa kata-kata tanpa menggunakan prosedur statistik.

B.       ISI
1.      Pembahasan
Setelah digunakan teknik membaca secara kritis, telah dapat disimpulkan bahwa permasalahan yang dibahas pada rubrik semarangan ialah menyangkut tentang isu-isu politik di negara Indonesia, masalah korupsi yang merajalela, hiburan umum masyarakat, olah raga dan mengenai permasalahan poligami.
Kontribusi atau manfaat terbesar dari penelitian ini terletak pada hasil akhir penelitiannya. Dapat diketahui bahwa diksi merupakan pilihan kata yang digunakan untuk mengungkapkan gagasan sehingga jelas maknanya. Konjungsi merupakan kata yang digunakan untuk menghubungkan kata dengan kata, frasa dengan frasa, klausa dengan klausa, dan kalimat dengan kalimat.

2.      Solusi yang Ditawarkan
Bersumber pada hasil pembahasan diatas, dapat ditarik kesimpulan mengenai solusi yang ditawarkan ialah sebagai berikut:
a.       Untuk meningkatkan pengetahuan siswa khususnya mengenai diksi dan konjungsi dalam rubrik di surat kabar, guru hendaknya dapat memanfaatkan rubrik sebagai salah satu materi pendukung mata pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah.
b.      Para siswa yang dituntut untuk dapat berfikir progresif, sebaiknya bisa memanfaatkan rubrik untuk menambah wawasan tentang perkembangan bahasa di lingkungan masyarakat.
c.       Pembuat rubrik harusnya dapat menggunakan pemilihan kata yang menarik dan mengindahkan ketatabahasaan bahasa Indonesia agar tidak terjadi kesalahan dan tidak muncul gejala bahasa dalam penulisan suatu karangan atau karya ilmiah.

3.      Metode
Jenis penelitian di atas merupakan penelitian deskriptif kualitatif dimana penelitian deskriptif kualitatif merupakan penelitian yang menggambarkan hasil penelitian berupa kata-kata tanpa menggunakan prosedur statistik. Metode pengumpulan datanya yaitu dengan teknik simak dan teknik catat. Data yang diperoleh berupa kata-kata, frasa, kalimat secara tertulis dalam rubrik semarangan pada surat kabar Suara Merdeka edisi 14 Januari - 11 Februari 2012 yang dijadikan sebagai sumber data utamanya. Objek penelitian ini yaitu diksi dan konjungsi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model analisis interaktif dengan tiga komponennya yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi, dilakukan dalam bentuk interaktif dengan proses pengumpulan data sebagai suatu proses siklus.

C.      PENUTUP
1.      Simpulan
Konklusi dari penelitian di atas ialah sebagai berikut:
a.       Bentuk pemakaian diksi terdiri dari: 1) pemakaian kata tutur, 2) pemakaian kata yang mengandung indria penglihatan dan indria pendengaran, 3) pemakaian kata asing, 4) pemakaian makna, 5) perubahan makna, 6) penanggalan konsonan, dan 7) penanggalan suku kata.
b.      Bentuk pemakaian konjungsi berlandaskan pada kedudukan konstituen dalam penelitian ini ada dua macam: 1) konjungsi koordinatif, terdapat dua konjungsi, yaitu: pemilihan, penjumlahan. 2) konjungsi subordinatif, terdapat empat konjungsi, yaitu: tujuan, penyebaban, pengakibatan, penyuguhan.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa hasil dari penelitian tersebut secara teori telah dapat menjawab pertanyaan pada bagian pendahuluannya (introduction).

2.      Referensi yang Digunakan
Sumber rujukan atau referensi pada penelitian di atas mencakup:
a.       Chaer. 2008. Morfologi Bahasa Indonesia: Pendekatan Proses. Jakarta: PT Rineka Cipta.
b.      Keraf, Gorys. 2004. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
c.       Mahsun. 2005. Metode Penelitian Bahasa: Tahapan Strategi, Metode, Tehniknya. Jakarta: Rajawali Pers.
d.      Sumarlam. 2009. Teori dan Praktik Analisis Wacana. Surakarta: Pustaka Cakra Surakarta.
Berdasarkan jenis referensi yang digunakan di atas, penulis menggunakan sebagian besar rujukan yang baru (update) apabila dilihat dari tahun terbit rujukannya. Walaupun ada beberapa referensi yang dinilai kurang update, tetapi tidak menutup kemungkinan untuk dapat membantu melakukan penelitian penulis agar tercipta karya yang sempurna.

3.      Kemungkinan Untuk Penelitian Lanjutan
Jika reviewer atau pe-review jurnal diberi kesempatan untuk melakukan sebuah penelitian lanjutan lagi, akan dilakukan sebuah perbaikan mengenai ketatabahasaan yang digunakan oleh penulis sebelumnya menjadi lebih baik, sebab kelemahan dari karya tersebut adalah tidak sedikit ditemukannya kata maupun kalimat yang penulisannya kurang sesuai dengan kaidah-kaidah EYD Bahasa Indonesia. Selain itu untuk dapat mengembangkan penelitian, dapat pula dilakukan penelaahan diksi dan konsep penanda konjungsi tidak hanya pada satu kolom rubrik saja, tetapi bisa diperluas cakupannya pada jenis rubrik lain yang terdapat di surat kabar. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar