Senin, 22 Desember 2014

Apresiasi Sastra [3]

                                                                       Nama    :  Fitri Yulianti
                                                                       NIM     :  A310130155
                                                                       Kelas    :  3 D               


SINOPSIS
“Seharusnya Berjudul Celana Dalam”
Cerita Pendek Karya Etik Juwita

Sundari adalah seorang pembantu rumah tangga yang telah tinggal dan mengabdi kepada keluarga asing yang menjadi majikannya selama tiga bulan terakhir. Dengan waktu sedemikian itu, tentu saja Sundari sudah paham dan mengetahui benar watak dan perilaku kedua majikannya.
Suatu ketika, ada satu hal yang tidak wajar tengah berlangsung di rumah majikannya. Mam, begitu biasanya Sundari memanggil Nyonya majikannya itu tampak cemberut, marah-marah dan sangat terlihat jelas raut wajahnya yang judes. Mam menemukan sebuah celana dalam yang diyakini benar bahwa itu bukan celana dalam kepunyaannya. Celana dalam asing itu ditemukan di laci pakaian dalam Mam. Pada awalnya, Mam menuduh bahwa celana dalam itu adalah milik Sundari. Tetapi, Sundari dengan Bahasa Inggrisnya yang patah-patah dan kurang dimengerti mencoba menjelaskan kepada nyonyanya bahwa celana dalam itu bukan miliknya. Sundari mengatakan bahwa celana dalamnya berukuran besar. Raut muka majikannya itu seketika berubah setelah mendengar semua penjelasan Sundari. Mam kemudian berjalan menuju kamar Sundari mencoba memastikan kebenaran mengenai apa yang dikatakan pembantunya itu. Dan benar saja, Mam menemukan celana dalam Sundari yang benar-benar berukuran besar. Mam pun menangis dan seharian mengurung dirinya di kamar.
Keesokan harinya, nyonya pergi dengan membawa tas besar dan berpesan kepada Sundari untuk tidak pergi kemana-mana. Sepekan setelah kepergian Nyonya, Nyonya pulang bersama seorang agen penyalur kerja yang memasokkan Sundari ke majikannya di Hong Kong bernama Miss Lam. Miss Lam berusaha memberi pengertian kepada Sundari bahwa Sundari diizinkan untuk pulang karena majikannya cerai. Sundari pun hanya bisa tersenyum kaku, karena di dalam hatinya ia ingin sekali menangis. Di dalam hati Sundari hanya teringat Kang Parjo suaminya.

Di ruang tunggu Bandara Chek Lap Kok, Sundari bertemu dengan Marni. Marni seorang wanita berperawakan kecil itu bertanya kenapa Sundari dipulangkan. Keduanya pun saling bercerita dan pada akhirnya terungkaplah bahwa Marni pulang karena permasalahan celana dalam. Marni dan Sundari saling menjelasnya tentang ciri celana dalam itu. Marni mengira bahwa celana dalam majikannya yang dijemur di balkon jatuh ke bawah ke balkon milik majikan Sundari. Kemudian, pengeras suara di bandara itu meneriakkan pengumuman bahwa pesawat menuju Surabaya akan segera lepas landas. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar