Tugas
Individu
Mata
Kuliah Membaca Komprehensif
Dosen Pengampu : M. Fakhrur
Saifudin
Judul
Buku : Kitab Cinta Yusuf Zulaikha
Penulis :
Taufiqurrahman al-Azizy
Penerbit :
Diva Press
Cetakan :
April 2011
Tebal :
503 halaman
SINOPSIS
Buku
Kitab Cinta Yusuf Zulaikha ini di tuliskan oleh novelis muslim Taufiqurrahman
al-Azizy yang dijuluki sebagai “the
golden hand”. Tokoh utama dalam buku ini adalah Yusuf dan Zulaikha.
Karakter dari keduanya memang sedikit sulit untuk dipahami bagi sebagian orang
awam. Tetapi, ketika sudah masuk dalam ceritanya bisa dipastikan dan tidak akan
diragukan lagi bahwa pembaca akan tenggelam dalam setiap kata-kata indahnya dan
sulit berhenti dalam membolak-balikkan setiap halaman demi halamannya.
Beliau
menulis buku ini dengan bahasa yang populer, puitis dan sedikit formal akan
tetapi mudah dipahami. Jalan cerita dari novel muslim ini menggunakan alur
campuran atau gabungan dari alur maju dan mundur dengan memberikan sebuah surprise ending yaitu akhir yang mengejutkan
atau konklusi yang sebelumnya tidak disangka-sangka oleh pembaca. yang perlu
dihargai adalah setiap tuturan katanya mengguriskan makna yang puitis dan
terkesan romantis. Kata-kata yang dituliskan sangat dalam maknanya dan juga
selain itu tidak terkesan monoton atau itu-itu saja, melainkan struktur katanya
dibuat relatif sesuai dengan keadaan dan situasi pada alur cerita tersebut.
Salah satu ciri yang menarik adalah dalam setiap bagian pada buku cerita ini
pasti terdapat sepucuk surat (misalnya surat Zulaikha kepada inangnya, surat
Zulaikha kepada Yusuf, atau surat Yusuf kepada Zulaikha) yang mengkhaskan
kandungan novel ini.
Buku
ini mengeksplorasi setiap yang membacanya dengan khasanah kisah di dalam
Al-Qur’an (Yusuf dan Zulaikha) dalam kehidupan masa kini. Karakter setiap
tokohnya mengakar dalam kemelut konflik cinta Yusuf dan Zulaikha yang
menggemuruh. Konflik dalam cerita ini adalah sebuah perjalanan tentang kengerian
cinta dan kerinduan Zulaikha sang wanita muslimah yang merintih di setiap
malam-malamnya terhadap sosok Yusuf seorang pemuda muslim dari desa jauh
terasing yang diberkati wajah yang bercahaya kini telah mematahkan dan
merobek-robek hati Zulaikha karena terlalu sulit untuk mewujudkan cintanya.
Antara cinta kepada Allah dan cinta kepada Yusuf. Ia takut jika rasa cintanya
itu sampai-sampai menyekutukan Sang Maha Kuasa karena tak kuat hati menahan
kegundahan jiwanya terhadap Yusuf. Berikut ini merupakan penggalan ceritanya.
“Saya
takut menjadi musyrik. Saya takut menyekutukan cinta saya kepada Allah, karena
cinta saya kepada Yusuf. Saya rindu untuk bisa dibelai Allah, tetapi hati saya
dipenuhi pula kerinduan kepada Yusuf. Apakah saya sudah menjadi manusia musyrik
ya, Ustadz? Tolonglah saya! Demi Allah, saya tidak kuasa untuk memilih satu
dari cinta dan kerinduan ini. Rindu saya untuk menggapai Wajah Allah seiring
rindu saya menggapai wajah Yusuf.....”
Ikatan
suci cinta di mana hanya bahasa keindahan yang terucapkan, hanya denyut nadi
rindu yang terasakan, dan hanya hembusan nafas kasih yang terhelakan. Mungkin
seperti itu yang dirasakan oleh sepasang keturunan Adam dan Hawa ini. Hingga
pada akhirnya keduanya disatukan oleh tangan Allah di antara suara takbir yang
menggema. Syahdu..
Sinopsis
oleh:
Fitri
Yulianti / A310130155
Kelas
D / FKIP. PBSID
Universitas
Muhammadiyah Surakarta

Tidak ada komentar:
Posting Komentar