Jumat, 21 Maret 2014

Tugas Individu Mata Kuliah Membaca Komprehensif Fitri Yulianti/D/A310130155/FKIP.PBSID.UMS


Tugas Individu

Mata Kuliah Membaca Komprehensif

Dosen Pengampu : M. Fakhrur Saifudin
 
 
Judul Buku   : Kitab Cinta Yusuf Zulaikha
Penulis         :  Taufiqurrahman al-Azizy
Penerbit        :  Diva Press
Cetakan        :  April 2011
Tebal            :  503 halaman
 
SINOPSIS
 
Buku Kitab Cinta Yusuf Zulaikha ini di tuliskan oleh novelis muslim Taufiqurrahman al-Azizy yang dijuluki sebagai “the golden hand”. Tokoh utama dalam buku ini adalah Yusuf dan Zulaikha. Karakter dari keduanya memang sedikit sulit untuk dipahami bagi sebagian orang awam. Tetapi, ketika sudah masuk dalam ceritanya bisa dipastikan dan tidak akan diragukan lagi bahwa pembaca akan tenggelam dalam setiap kata-kata indahnya dan sulit berhenti untuk membolak-balikkan setiap halaman demi halamannya.
Beliau menulis buku ini dengan bahasa yang populer, puitis dan sedikit formal akan tetapi mudah dipahami. Jalan cerita dari novel muslim ini menggunakan alur campuran atau gabungan dari alur maju dan mundur dengan memberikan sebuah surprise ending yaitu akhir yang mengejutkan atau konklusi yang sebelumnya tidak pernah disangka-sangka oleh pembaca. Yang perlu dihargai adalah setiap tuturan katanya mengguriskan makna yang puitis dan terkesan romantis. Kata-kata yang dituliskan sangat dalam maknanya dan juga selain itu tidak terkesan monoton atau itu-itu saja, melainkan struktur katanya dibuat relatif sesuai dengan keadaan dan situasi pada alur cerita tersebut. Salah satu ciri yang menarik adalah dalam setiap bagian pada buku cerita ini pasti terdapat sepucuk surat (misalnya surat Zulaikha kepada inangnya, surat Zulaikha kepada Yusuf, atau surat Yusuf kepada Zulaikha) yang mengkhaskan kandungan novel ini.
Buku ini mengeksplorasi setiap yang membacanya dengan khasanah kisah di dalam Al-Qur’an (Yusuf dan Zulaikha) dalam kehidupan masa kini. Karakter setiap tokohnya mengakar dalam kemelut konflik cinta Yusuf dan Zulaikha yang menggemuruh. Konflik dalam cerita ini adalah sebuah perjalanan tentang kengerian cinta dan kerinduan Zulaikha sang wanita muslimah yang merintih di setiap malam-malamnya terhadap sosok Yusuf seorang pemuda muslim dari desa jauh terasing yang diberkati wajah yang bercahaya, yang kini telah mematahkan dan merobek-robek hati Zulaikha karena terlalu sulit untuk mewujudkan cintanya. Antara cinta kepada Allah dan cinta kepada Yusuf. Ia takut jika rasa cintanya itu sampai-sampai menyekutukan Sang Maha Kuasa karena tak kuat hati menahan kegundahan jiwanya terhadap Yusuf. Berikut ini merupakan penggalan ceritanya.
 
“Saya takut menjadi musyrik. Saya takut menyekutukan cinta saya kepada Allah, karena cinta saya kepada Yusuf. Saya rindu untuk bisa dibelai Allah, tetapi hati saya dipenuhi pula kerinduan kepada Yusuf. Apakah saya sudah menjadi manusia musyrik ya, Ustadz? Tolonglah saya! Demi Allah, saya tidak kuasa untuk memilih satu dari cinta dan kerinduan ini. Rindu saya untuk menggapai Wajah Allah seiring rindu saya menggapai wajah Yusuf.....”
 
Ikatan suci cinta di mana hanya bahasa keindahan yang terucapkan, hanya denyut nadi rindu yang terasakan, dan hanya hembusan nafas kasih yang terhelakan. Mungkin seperti itu yang dirasakan oleh sepasang keturunan Adam dan Hawa ini. Hingga pada akhirnya keduanya disatukan oleh tangan Allah di antara suara takbir yang menggema. Syahdu..
Sinopsis oleh:
Fitri Yulianti / A310130155
Kelas D / FKIP. PBSID
Universitas Muhammadiyah Surakarta